Pemberdayaan

Perkuat Pemberdayaan Perempuan, Dinas KBPPPA Gelar Pembelajaran Sekolah Perempuan 2026 di Desa Sooko

SOOKO, 21 OKTOBER 2026 – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinas KBPPPA) sukses menyelenggarakan kegiatan Pembelajaran Sekolah Perempuan Tahun 2026 pada Rabu (21/10/2026). Berlokasi di Pendopo Balai Desa Sooko, kegiatan yang mengusung tema “Pelatihan Membuat Sabun Cair dan Ruang Bersama Indonesia” ini dihadiri oleh 34 peserta dari unsur Sekolah Perempuan, kader PKK, serta perwakilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Program ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan perempuan di tingkat desa melalui wadah kolaboratif.

Kepala Desa Sooko, Sutrisno menyambut hangat dan mengapresiasi penuh penyelenggaraan kegiatan ini di wilayahnya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam menggerakkan potensi ekonomi warga desa.

“Kami sangat mendukung penuh kegiatan dari Dinas KBPPPA ini. Kehadiran Sekolah Perempuan dan pelatihan pembuatan sabun cair tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi para ibu kader PKK dan pengurus BUMDes, tetapi juga menjadi peluang usaha yang berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga di Desa Sooko,” ujar Kepala Desa Sooko.

Hadir sebagai narasumber pertama, I Made Adi Siswoyo, memaparkan materi terkait penguatan peran perempuan serta pentingnya ruang partisipasi inklusif melalui konsep Ruang Bersama Indonesia. Beliau menekankan bahwa keterlibatan aktif perempuan dalam wadah bersama merupakan kunci utama pencapaian kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, narasumber kedua, Nur Khosi’ah, M.Pd.I., memberikan wawasan serta panduan praktis dalam sesi pelatihan pembuatan sabun cair secara mandiri. Para peserta diajarkan teknik dasar pembuatan produk pembersih rumahan yang bernilai ekonomis, aman, dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi usaha mikro keluarga maupun unit bisnis BUMDes.

Para peserta tampak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari pemaparan materi hingga praktik langsung. Melalui sinergi antara Dinas KBPPPA, Pemerintah Desa, dan lembaga masyarakat setempat, diharapkan ilmu yang diperoleh dapat terus ditindaklanjuti untuk mendorong wirausaha kreatif berbasis komunitas di Desa Sooko. (Kasi Pelayanan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *